Sabtu, 08 Agustus 2015

Komunikasi Dalam Jaringan

B.     Jenis – Jenis Komunikasi

1.)    Komunikasi Lisan
Komunikasi lisan adalah komunikasi yang dilakukan secara langsung dan tidak ada jarak dan peralatan yang membatasi.

2.)    Komunikasi Tulisan
Komunikasi tulisan adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung atau menggunakan media perantara. Komunikasi tulisan dapat berupa surat, SMS, e-mail dan lain sebagainya.

C.     Pengertian Komunikasi Daring

Istilah komunikasi dalam jaringan mengacu pada membaca, menulis, dan berkomunikasi melalui/menggunakan jaringan komputer. Komunikasi dalam jaringan adalah komunikasi yang cara penyampaian dan penerimaan pesan dilakukan dengan jaringan internet.
Komunikasi dalam jaringan pertama dimulai tahun 1960, di sebuah universitas di Hawaii yang memiliki daerah yang luas dan berkeinginan untuk menghubungkan komputer - komputer yang tersebar di kampus tersebut. Kemudian Universitas of Hawaii mengembangkan teknologi Ethernet (perangkat komunikasi pada komputer) dengan nama “ALOHA”. Di dalam Ethernet tersebut ditanam sebuah software yang didalamnya terdapat sebuah protocol yang pada saat itu disebut dengan nama ARPANET, yang diluncurkan tahun 1969. ARPANET untuk saat ini sudah berkembang menjadi nama internet yang berasal dari interconnected network. Penggunaan komunikasi dalam jaringan dalam dunia pendidikan pertama kali tahun 1980-an ditandai dengan pengenalan komputer sebagai media pendidikan dan pertengahan tahun 1990 dengan munculnya word wide web 

D.     Fungsi dan Jenis Daring

ΓΌ  Jenis – Jenis Daring           :
1.)    Komunikasi dalam jaringan sinkron
Komunikasi dalam jaringan secara real time menggunakan komputer sebagai media, disebut dengan komunikasi dalam jaringan serempak/sinkron. Contoh komunikasi sinkron misalkan aplikasi chat (yahoo messenger, google talk, MIRc dll), video chat (skype, line, facetime, google+ hangout, dll).
2.)    Komunikasi dalam jaringan asinkron
Komunikasi dalam jaringan secara tunda menggunakan komputer sebagai media, disebut dengan komunikasi dalam jaringan tak serempak/asinkron. Contoh komunikasi asinkron misalnya aplikasi e-mail, video streaming, dll).

Kelas Maya

 Pengertian Kelas Maya (Virtual Class)

Kelas Maya, atau Kelas Virtual (virtual class) adalah sebuah lingkungan belajar berbasis Webyang:

·         memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi khususnya jejaring pembelajaransosial (social learning network), untuk pemelajaran dan manajemekelas, dan

·         memuakonten-konten digital yang dapat diakses dan dipertukarkan di mana saja, darimana saja, dan kapan saja.

Dalam Kelas Maya dapat diketahui kemajuan proses belajar, yang dapat dipantau baik olehguru, siswa, maupun orang tua. Selain digunakan untuk proses pendidikan jarak jauh, sistemtersebut juga dapat digunakan sebagai penunjang kelas tatap muka.

1.       Aktivitas Sistem Kelas Maya


Kegiatan  belajar  yang  dilaksanakan  oleh  sisw secara  umum  dapat  digambarkan sebagaiberikut.

a.      Sisw mengikut Kelas  May untuk  mat pelajaran  tertent dengan  jadwaltertentu.

b.      Interaksi antara siswa dan guru dilakukan di tempat terpisah dengan syarat waktkelastetap disepakati bersama oleh siswa dan guru.

c.       Di bawah bimbingan guru, siswa mengikuti proses pemelajaran melalui Kelas Maya berbasis Web (web virtual class).

2.       Penerapan Sistem Kelas Maya


Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan Kelas Maya:

a.      ketersediaan hardware dan software pendukung yang dibutuhkan,

b.      tersedianya infrastruktur jaringan pendukung yang memadai, dan

c.       kebijakan yang mendukung pelaksanaan Kelas Maya.

3.       Hasil Pelaksanaan Kelas Maya


Agar    mendapatkan     hasil    yang    maksimal,    pelaksanaan    Kelas    Maya    perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.




a.      Kelas Maya harus dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Selain itu perludiciptakan suasana belajar di kelas yang lebih interaktif dan dinamis. Hal tersebutantara lain dapat diwujudkan dengan:

·         merumuskan tujuan pembelajaran yang jelas dan spesifik,
·         menyusun bahan belajar yang baik, dan
·         memfasilitasi terjadinya komunikasi timbal balik antara siswa dan guru.

b.      Kelas Maya harus dapat menyediakan berbagai fasilitas kelas yang terintegrasi(rencana pembelajaran, bahan ajar, tugas-tugas, dan penilaian hasil belajar) serta dapatmengukur pencapaian kompetensi siswa.

c.       Kelas Maya juga perlu dirancang supaya siswa dapat berbagi (share) hasil karya danbertukar pengalaman dalam menerapkan pengetahuan yang telah diperolehnya.Misalnya konferensi jarak jauh menggunakan desktop (desktop video conference)dapat digunakan untuk ceramah atau penyajian. Dapat juga dilakukan simulasisecara daring (online) mengenai penerapan pengetahuan tentang prosedur melakukansesuatu yang baru dipelajari. Simulasi sepert ini harus dirancang untuk dapatmemperoleh umpan balik, sehingga dapat diketahui apakah penerapan pengetahuanyang disimulasikan tersebut benar atau salah.


d.      Kelas Maya harus dapat meningkatkan motivasi sekolah para siswa.